Banner_Quickbet
maxbet2
Just another WordPress site

Archives for

Bawa 590 Butir Ekstasi dalam Kopi Saset, Sipir Lapas Kerobokan Bali Ditangkap

Bawa 590 Butir Ekstasi dalam Kopi Saset, Sipir Lapas Kerobokan Bali Ditangkap – BNN Propinsi Bali tangkap Made Teguh (27), seseorang sipir di Lapas Kerobokan, Bali. Teguh diamankan sebab jadi kurir ekstasi satu diantara narapidana bernama Surya Adi.

“Jaringan Lapas Kerobokan, ialah memang ia pemberi lapastik (instansi pemasyarakatan narkotika) Madiun. Berjejaring dengan anggota lapas atau masyarakat binaan Lapas Kerobokan namanya Surya, narapidana. Lalu mereka memerintah Made Teguh,” kata Kepala BNNP Bali Brigjen I Putu Gede Suastawa waktu jumpa wartawan di kantornya, Jl Kamboja, Denpasar, Bali, Senin (22/4/2019).

Suastawa menerangkan Teguh diamankan waktu membawa barang haram itu ke lapas. Untuk mengelabui petugas, 590 butir ekstasi itu dimasukkan ke kopi saset.

“Made Teguh diminta untuk membawa hingga tanda bukti ini masuk ke lapas, dibungkus kopi 590 butir ekstasi dimasukkan ke (saset) Kapal Api,” katanya.

Menjadi kurir, Teguh dijanjikan untuk memperoleh gaji sebesar Rp 3 juta. Baik Teguh serta Surya akui baru 1x nekat masukkan barang haram itu ke lapas.

“Jadi ia memperoleh biaya 1x Rp 3 juta, yang telah disetor Rp 500 ribu. Di Surya sendiri ada banyak ATM BCA, BNI serta BRI, menjadi pengontrol. Dari 590 butir ekstasi ini dimasukkan ke kopi kapal api, telah ditransfer lewat mobile banking Rp 500 ribu. Ngakunya baru 1x,” papar Suastawa.

Sipir kelompok II itu ditangkap dibagian ruangan kontrol. Sudah sempat berlangsung tindakan kejar-kejaran pada petugas BNN dengan Teguh.

“Teguh ditangkap waktu pekerjaan jagalah di luar. Jadi saat ingin kita tangkap yang berkaitan lari ke porter 1, saat itu kita mengambil. Memang sempat masuk ke,” tutur Kabid Pemberantasan BNNP Bali AKBP Nyoman Sebudi di tempat yang sama.

Selain itu, Surya adalah narapidana masalah narkotika yang divonis saat 5 tahun. Surya telah melakukan hukuman saat 3 tahun.

Tidak hanya mengamankan 590 ekstasi serta 20 saset kopi, petugas pun mengambil alih hp Oppo serta Samsung punya Surya, 1 buku tabungan BNI, 3 buku tabungan BCA, serta 1 buku tabungan BRI. Kedua-duanya dijaring dengan masalah 114 (2) UU No 35 tahun 2009 mengenai Narkotika.