Banner_Quickbet
maxbet2
Just another WordPress site

Berikut Empat Kehebohan Yang Dilakukan Wali Kota Kendari Sebelum Menjadi Tersangka Oleh KPK

Berikut Empat Kehebohan Yang Dilakukan Wali Kota Kendari Sebelum Menjadi Tersangka Oleh KPK – Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra (ADP) nyatanya telah sering mendatangkan kehebohan sebelum saat di tangkap KPK dikarenakan dugaan masalah suap fee project. Contohnya, wali kota termuda di Indonesia ini, sejak mulai masih tetap jadi pelajar SMA pada 2006 telah sempat bertarung dengan polisi jalan raya.

Selagi itu, ayahnya Asrun yg saat ini juga jadi tersangka KPK masih tetap menjabat menjadi Wali Kota Kendari periode pertama. Dan sejak mulai menjabat Wali Kota Kendari, ADP terdaftar mempunyai 4 masalah yg bikin ramai.

Tersebut, 4 masalah serta kehebohan yg dihadapi ADP sebelum saat di tangkap KPK :

1. Pecat Pimpinan PAN Muna Barat

Lima hari sebelum saat di tangkap KPK di Kendari, Wali Kota Adriatma Dwi Putra yang Sekum DPW PAN Sulawesi Tenggara bersama-sama beberapa pengurus memecat pimpinan DPD PAN Kabupaten Muna Barat, La Ode Rajiun Tumada. Pemecatan berlangsung pada Kamis 22 Februari 2018.

Rajiun Tumada didapati menjadi Bupati Muna Barat. Penonaktifan Rajiun Tumada dikarenakan di anggap membangkang serta tdk mengerjakan perintah PAN.

Tapi, pemecatan ini jadi pro kontra dikarenakan sebelum saat dipecat nyatanya Rajiun sudah membuat Satgas Anti Money Politic hadapi Pilkada 2018. Tidak cuman itu, Rajiun tdk temani Wali Kota Kendari selagi temani ayahnya Asrun berkampanye buat calon gubernur di Kabupaten Muna Barat.

” Kita telah konsolidasi dengan DPP, serta DPP menyerahkan seluruhnya ke DPW. Kita dari DPW sudah menetapkan buat menonaktifkan Rajiun Tumada menjadi Ketua DPD PAN Mubar, ” papar Ketua DPW PAN Sultra Abdurrahman Saleh.

2. Istri Wali Kota Vs Istri Cagub
Kompak Terjaring OTT, Begini Aktualisasi diri Papa serta Anak Selesai Dicek KPK
Cagub Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun selesai menekuni pengecekan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/3) . Wali Kota Kendari Adriatma disangka terima suap manfaat kebutuhan logistik Asrun dalam Pilkada 2018 menjadi cagub Sultra. (Liputan6. com/Herman Zakharia)
1 hari sebelum saat Wali Kota Kendari di tangkap, istrinya Siska Karina Imran, dilaporkan ke Polda Sulawesi Tenggara oleh istri Ali Mazi, salah satunya calon Gubernur Sulawesi Tenggara. Istri Adriatma dilaporkan dikarenakan memposting salah satunya gambar yg bikin pro kontra.

Pada gambar yg diupload pada salah satunya account medsos Siska Karina Imran itu, ada Adriatma Dwi Putra serta istrinya Siska Karina Imran sesaat menyalami penjabat Gubernur Sulawesi, Teguh Setyabudi.

Di belakang keduanya, ada istri Ali Mazi, Agista Ariyani. Selagi memposting gambar itu, Siska Karina Imran memberikannya tulisan di caption account path milik dia dengan tulisan ” ada penampakan ” . Penampakan yg di artikan oleh pendukung Ali Mazi menjadi istri Ali Mazi yg kebetulan melintas di belakang mereka.

Pernah diberi saat 2×24 jam buat mengklarifikasi tulisannya, Siska tdk juga mengklarifikasi. Pendukung Ali Mazi selanjutnya memberikan laporan Siska ke Polda.

3. Mempunyai masalah dengan Style Cantik
Kompak Terjaring OTT, Begini Aktualisasi diri Papa serta Anak Selesai Dicek KPK
Tersangka Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra selesai menekuni pengecekan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/3) . ) . KPK mengamankan duwit miliaran rupiah dalam OTT di Kendari. (Liputan6. com/Herman Zakharia)
Sebelum saat di tangkap KPK, Adriatma Dwi Putra pernah dilaporkan bekas style cantik bernama Destiara Talita di Polda Metro Jaya, 8 Agustus 2017.

Laporan ini perihal pencemaran nama baik serta penghinaan. Laporan polisi bernomor LP/3733/VIII/2017/PMJ/Dit. Reskrimum Lepas 08 Agustus 2017.

Dalam laporan itu polisi memberikan Pasal 310 KUHP, 311 KUHP terkait Pencemaran Nama Baik serta atau Pasal 315 KUHP terkait Penghinaan.

Pada laporannya, Destiara mengakui sempat saling bersama Wali Kota Kendari bermalam di suatu hotel bintang lima di Singapura. Destiara pernah juga mengutarakan pernah terkait tubuh dengan Wali Kota Kendari serta dijanjikan dinikahi.

4. Tempat tinggal Pribadi Meledak
KPK Tentukan Wali Kota Kendari serta Ayahnya Tersangka Suap
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperlihatkan tanda untuk bukti dalam OTT Kendari selagi jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/3) . KPK menentukan empat tersangka dalam OTT Kendari. (Liputan6. com/Herman Zakharia)
Lebih kurang satu minggu sebelum saat Pilkada Kota Kendari, berlangsung ledakan hebat dirumah yg di huni ADP bersama-sama istrinya, Siska Karina Imran, Kamis 9 Februari 2017 lebih kurang jam 07. 40 Wita. Ledakan berlangsung di dapur tempat tinggal di Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Ledakan pernah disangka bom dikarenakan beberapa titik di ruangan dapur serta ruangan tamu tempat tinggal hancur berantakan. Tapi issu ini selanjutnya ditepis Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Andap Budhi Revianto. Pihaknya menjelaskan, pemicunya datang dari kebocoran tabung gas.

Leave a Reply